Kekalahan Dramatis Timnas Garuda Muda di AFF U-18 2017

59
Kekalahan Dramatis Timnas Garuda Muda di AFF U-18 2017

Menjadi Anggota dari Timnas tentunya menjadi sebuah kebanggaan tersendiri bagi seseorang. Sepakbola merupakan olahraga favorit di indonesia yang ketenarannya bisa jadi sejajar dengan dunia entertainment. Belum jarang pemain sepakbola yang menjadi superstar. Nonton bareng pertandingan sepakbola, saat saat Timnas Indonesia bertanding sudah menjadi budaya di masyarakat.

Kegagalan Timnas Garuda Muda

Sayangnya, Indonesia kembali bersedih setelah Garuda Muda gagal di AFF U-18 2017 akibat kekalahan dari Thailand. Kekalahan kali ini menjadi kekalahan yang sangat dramatis karena harus terjadwal adu pidana yang berakhir 3-2 untuk Thailand. Tak ayal, hal ini pun menyebabkan budaya menangis para penggemar sepakbola.

Sebenarnya Indonesia sempat di selesaikan kesempatan di awal pertandingan saat Witan Sulaeman berhasil menjalankan kembali serangan lawan. Sayangnya, di menit ke 8 ini, Witan tidak berhasil menjebol gawang Thailand karena tembakannya yang menyamping dari gawang.

Menit-menit selanjutnya, Thailand menampilkan permainan yang manis dan bisa dikatakan lebih banyak. Namun, pertahanan Timnas U-19 masih terlalu kuat untuk dikalahkan pasukan Gajah Putih tersebut. Justru Indonesia yang mendapatkan beberapa peluang emas yaitu dari Egy Maulana Vikri di menit 26 dan Witan Sulaeman di menit 30. Thailand baru kesempatan di menit 35, masih bisa ditahan oleh kiper Indonesia Muchamad Aqil Savik.

Pertandingan sempat ternoda oleh gerakan yang dilakukan oleh Saddil Ramdani di menit-menit akhir babak pertama. Saat itu, Saddil yang punggungnya ditendang lawan menjadi emosi sehingga menyikut pemain dada Thailand. Karena kejadian itu, Saddil mendapat kartu merah dan Timnas harus rela kehilangan satu orang pemain di lapangan.

Di babak kedua, Timnas yang hanya bermain dengan sepuluh orang tidak sama kendor semangatnya. Mereka tetap bermain agresif dan terus menyerang dengan Egy Maulana Vikri yang berada di ujung tombak seorang diri. Indonesia tiga kali kesempatan emas, gagal.

Kondisi 0-0 bertahan sampai waktu normal habis. Kemudian, babak adu penalti pun menjadi pilihan untuk menentukan siapa yang lolos ke babak final.

Dalam adu pidana ini, hanya dua pemain indonesia yang berhasil menjebol gawang lawan yaitu Egy Maulana Vikri dan Muhammad Luthfi Kamal Baharsyah. Sedangkan Thailand sukses menjebol gawang indonesia tiga kali dan berhasil lanjut ke final.