Antusiasme Penumpang KRL Commuter Line Saat Pertama Kali Beroperasi

17
KRL Commuter Line

Percobaan pertama KRL Commuter Line yang beroperasi untuk pertama kali pada hari Minggu tanggal 8 Oktober 2017, mendapatkan antusiasme besar dari masyarakat. Hal ini terlihat dari adanya jumlah penumpang pada hari pertama yang mencapai 23 ribu orang. Pihak KRL yang diwakili oleh Eva Chairunisa, mengatakan bahwa jumlah pengguna KRL meliputi stasiun Cibitung, Tambun, Timur, dan Bekasi telah mencapai 5000 orang lebih. Sedangkan untuk Stasiun Cikarang berjumlah 8.000 lebih pengguna. Oleh karena itu, jumlah 23.000 orang tersebut didapat dari masing-masing stasiun yaitu 5.000 untuk Cibitung, Tambun, dan Bekasi Timur. Sementara itu, Cikarang 8 ribu. Sehingga, jumlah total adalah 23.000. Selain itu, berbagai fasilitas telah disediakan untuk bisa menunjang kenyamanan penumpang.

Berbagai fasilitas yang disediakan terkait dengan pelayanan KRL Commuter Line diantaranya mesin POS dan gate electronic pada setiap loket. Selain fasilitas tersebut, masih ada pula petugas yang ditempatkan pada announcer, loket, dan passenger service. Pada tingkat pengamanan, para petugas juga ikut ditempatkan. Ada beberapa stasiun yang telah dilengkapi dengan fasilitas kesehatan, diantaranya Stasiun Cikarang dan Bekasi Timur. Jarak yang ditempuh untuk kereta ini satu kali perjalanan mencapai 43,87 kilometer. Sedangkan untuk harga tiket adalah Rp 5.000 berlaku untuk satu penumpang. Untuk menempuh jarak tersebut, waktu yang diperlukan adalah 90 menit. Sementara itu, untuk Bekasi ke Cikarang berjarak 16 kilometer memakan waktu 20 menit.

Sebagai salah satu langkah mempermudah cara mendapatkan tiket, maka pihak KRL Commuter Line, memberikan himbauan supaya lebih memilih tiket berlangganan menggunakan KMT. Sedangkan untuk sistem yang berlaku adalah tanpa adanya masa kadaluarsa dan potong saldo. Demikian merupakan berbagai informasi terkait dengan tanggapan masyarakat maupun fasilitas yang diberikan pada pengoperasian sistem KRL terbaru tersebut. Terlihat adanya antusiasme yang besar pada masyarakat dengan adanya jumlah penumpang yang cukup besar. Apalagi harga tiket yang ditawarkan cukup murah, yaitu Rp 5.000 untuk setiap penumpang. Dengan harga murah tersebut, maka jumlah penumpang juga cukup banyak.