Gejala Penyakit Lupus Dan Jenis-Jenisnya

42

Lupus (systemic lupus erythematosus) adalah satu peradangan kronis yang disebabkan oleh kekebalan tubuh yang menyerang sel, jaringan dan organ dalam tubuh. Penyakit lupus biasanya menyerang organ tubuh seperti kulit, sendi, sel darah, jantung, ginjal paru-paru, tulang belakang, dan juga otak. Biasanya kekebalan tubuh akan melindungi tubuh dari berbagai kuman atau virus yang berbahaya, namun dalam penyakit lupus kekebalan tubuhlah yang menyerang organ tubuh. Penyakit lupus kebanyakan menyerang wanita daripada laki-laki. Dalam pembahasan kali ini akan mengungkap gejala penyakit lupus dan jenis-jenisnya, berikut ulasannya.

Gejala Penyakit Lupus Dan Jenis-Jenisnya

1. Rasa Lelah Setiap Waktu

Penyakit lupus akan membuat penderita merasa lelah walaupun hanya melakukan pekerjaan ringan. Rasa lelah tersebut tetap akan dirasakan walaupun sudah melakukan istirahat cukup panjang. Gejala ini selain akan menghambat pekerjaan juga akan mengganggu dalam melakukan berbagai aktivitas.

2. Terdapat Ruam Pada Kulit

Gejala penyakit lupus yang lainnya adalah ruam-ruam di bagian wajah terutama pada hidung dan bagian pipi penderita. Selain pada bagian wajah juga akan timbul pada bagian tangan dan pergelangan  tangan dengan efek gatal dan juga nyeri. Ruam-ruam pada kulit akan bertambah parah jika melakukan kontak langsung dengan sinar matahari.

3. Timbulnya Nyeri Pada Persendian

Gejala yang sering dikeluhkan adalah timbulnya nyeri pada persendian, biasanya akan terasa pada persendian tangan dan juga kaki. Nyeri yang dirasakan oleh penderita lupus akan semakin parah saat pagi hari. Namun penyakit lupus tidak akan menyebabkan rusaknya persendian penderita.

4. Gejala-Gejala Lain

Selain 3 gejala di atas, ada gejala lain yang mungkin dirasakan oleh penderita lupus, yaitu :

  • sariawan yang tak kunjung sembuh.
  • Mengalami demam secara tiba-tiba tanpa ada penyebabnya.
  • Sensitif hawa dingin dan menyebabkan tangan dan kaki akan berubah menjadi biru ataupun putih.
  • Hipertensi
  • Sakit kepala dan migren
  • Rambut akan rontok
  • Depresi
  • Hilang ingatan
  • Mata kering

Dari gejala-gejala yang timbul, Penyakit lupus dibedakan menjadi 4 jenis, yaitu

1. Lupus Eritematosus Sistemik (Systemic Lupus Erythematosus/SLE)

Lupus eritematosus sistemik adalah jenis lupus yang terjadi secara menyeluruh pada tubuh penderita. Gejala yang sering dirasakan oleh penderita adalah inflamasi kronis pada bagian sendi, kulit dan ginjal.

2. Lupus Eritematosus Kutaneus (Cutaneous Lupus Erythematosus/CLE)

Lupus eritematosus kutaneus adalah jenis penyakit lupus yang hanya menyerang pada bagian kulit penderita. Walaupun CLE masih digolongkan dalam lupus eritematosus sistemik namun lupus yang satu ini sudah digolongkan menjadi 3 bagian.

  • Acute cutaneous lupus erythematosus (ACLE)
  • Subacute cutaneous lupus erythematosus (SCLE)
  • Chronic cutaneous lupus erythematosus (CCLE)

3. Lupus Akibat Penggunaan Obat

Obat dapat dikatakan sebagai penangkal saat terjadinya sakit, namun beberapa obat dapat menyebabkan efek yang mirip pada penderita lupus. Namun lupus yang disebabkan oleh obat hanya bersifat sementara dan dapat pulih sendiri setelah berhenti mengonsumsi obat. Beberapa obat yang dapat menyebabkan timbulnya penyakit lupus adalah metildopa, procainamide, D-penicillamine, dan minocycline.

 

4. Lupus Eritematosus Neonatal

Lupus eritamatosus neonatal adalah jenis lupus yang berbeda dengan yang lainnya, pasalnya lupus jenis ini terjadi pada bayi yang baru lahir. Biasanya bayi mendapat penyakit turunan dari ibu yang mengandung, tapi untuk bayi yang lahir terkena lupus belum tentu turunan dari sang ibu. Penyakut lupus pada bayi disebabkan karena autoantibodi, yaitu anti-Ro, anti-La, dan anti-RNP. Lupus yang terjadi pada bayi biasanya hanya menyerang bagian kulit dan akan hilang dengan sendirinya. Namun ada juga yang sampai menyebabkan congenital heart block atau gangguan irama pada jantung bayi, namun kasus tersebut sangat jarang terjadi di Indonesia.