Cara Mengisi Surat Pemberitahuan Tahunan Pribadi

33

Iterasi.id – Setiap 1 tahun sekali, Setiap warga negara yang bekerja atau melakukan usaha dan memiliki penghasilan di atas Pendapatan Tidak Kena Pajak (PTKP) wajib membayar pajak sesuai ketentuan yang berlaku. Mereka ini disebut Wajib Pajak Orang Pribadi (WPOP) yang wajib melaporkan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) Pajak Penghasilan (PPh) Pribadi.

Pelaporan SPT PPh Pribadi cukup dilakukan secara online melalui e-Filing (electronic filing). Jadi pelaporan SPT Pajak Penghasilan Pribadi ini pun sangat mudah serta cepat dan praktis untuk dilakukan.

Pelaporan SPT Pajak Pribadi ini harus disampaikan setiap tahunnya dengan batas waktu terakhir paling lambat 31 Maret 2018. Nah, sebelum batas waktu pelaporan habis, segera laporkan SPT Pajak Pribadi dan hindari terkena denda yang akan menumpuk di kemudian hari.

Berikut ini adalah cara untuk mengisi SPT pribadi anda:

1. Pilih Jenis SPT yang Sesuai dengan Status Anda

Jika penghasilan kurang dari Rp60 juta/tahun

Bila penghasilan Anda kurang dari Rp 60 juta per tahun, maka jenis SPT yang digunakan untuk pelaporan adalah:

  • 1770SS untuk Pegawai/Karyawan
  • 1770 untuk Pegawai dengan penghasilan lain
  • 1770 untuk Bukan Pegawai

Jika penghasilan di atas Rp60 juta/tahun

Bila penghasilan Anda di atas Rp60 juta per tahun, maka jenis SPT yang digunakan untuk pelaporan adalah:

  • 1770S untuk Pegawai/Karyawan
  • 1770 untuk Pegawai dengan penghasilan lain
  • 1770 untuk Bukan Pegawai

Nah, kesemua jenis formulir tersebut bisa diunduh (download) pada laman http://www.pajak.go.id/laporSPT. Pilih formulir SPT sesuai dengan status Anda.

2. Dokumen Apa Saja yang Harus Disiapkan?

SPT Tahunan PPH (Sangat Sederhana/SS), yakni 11770SS

Dokumen yang diperlukan adalah:

  • Bukti potong 1721 A1 (untuk Pegawai Swasta)
  • Bukti potong 1721 A2 (untuk Pegawai Negeri)

SPT Tahunan PPh (Sederhana/S), yakni 1770S

Dokumen yang diperlukan adalah:

  • 1721 A1 (untuk Pegawai Swasta)
  • 1721 A2 (untuk Pegawai Negeri)

SPT Tahunan PPh jenis 1770

Dokumen yang diperlukan adalah:

  • Penghasilan lain di luar pekerjaan
  • Bukti potong A1/A2
  • Neraca & lapran laba-rugi (pembukuan)
  • Rekapitulasi bulanan peredaran bruto dan biaya (norma)

3.  Contoh Cara Mengisi atau Melaporkan SPT Pajak Penghasilan Pribadi Pegawai/Karyawan

Langkah pertama yang harus Anda lakukan untuk melaporkan SPT Pajak adalah dengan mendaftarkan diri terlebih dahulu untuk bisa melakukan akses Direktorat Jenderal Pajak (DJP) secara online. Pendaftaran bisa dilakukan di https://djponline.pajak.go.id/account/login

Harus Punya EFIN untuk e-Filing

Nah, setelah Anda melakukan pendaftaran online, maka Anda akan mendapatkan EFIN (Electronic Filing Identification Number), yaitu nomor identifikasi wajib pajak dari Ditjen Pajak untuk melakukan pelaporan pajak secara online atau e-filing.

EFIN akan dikirimkan ke e-mail Anda yang aktif dan sudah didaftarkan. Bila sebelumnya Anda sudah mendaftar e-filing namun lupa, Anda bisa cek kembali e-mail dari Ditjen Pajak yang sebelumnya sudah masuk. Atau bisa juga Anda mendatangi Kantor Pelayanan pajak (KPP) terdekat dengan membawa NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak) dan mengisi formulir aktivasi EFIN.

Jika sudah memiliki akun maka Anda tinggal mengikuti langkah berikut:

1. Kunjungi Website DJP Online

2. Pilih e-Filing atau e-Form

  • Berikutnya Anda akan masuk ke laman One-stop Tax Services, yang tertera profil Anda dan pilihan Layanan DJP Online yang diinginkan, yakni e-Filing atau e-Form. Bila memilih e-Form maka pengisian formulir SPT secara offline pada komputer Anda dan tidak harus terkoneksi dengan internet atau secara online. Sedangkan dengan e-Filing, maka Anda harus terkoneksi internet selama pengisian data hingga terakhir kalinya untuk siap disubmit di portal DJP.
  • Katakanlah menggunakan layanan e-Filing, maka Ada harus klik bagian icone-Filing”

3. Mulailah Buat SPT

  • Kemudian akan muncul laman baru E-Filing SPT, dan klik “Buat SPT” di bagian pojok kanan atas.

4. Jawab Pertanyaan di Formulir

  • Ikuti langkah selanjutnya dan jawab pertanyaan dengan tepat atau sesuai dengan yang sebenarnya, hingga semua pertanyaan selesai terjawab

5. Pilih Formulir yang Akan Digunakan

  • Jika gaji Anda di atas Rp60 juta per tahun, dan Anda memilih pengisian SPT dengan bentuk formulir, maka akan muncul informasi SPT 1770S yang siap diklik

6. Isi Data Formulir SPT

  • Setelah itu Anda akan masuk dalam laman yang menuntun Anda untuk mengisi formulir sesuai petunjuk. Pilih tahun SPT Pajak (2017), lalu pilih status SPT di Normal, dan
  • Lalu klik “Langkah Berikutnya”

7. Isi Lampiran II

  • Kemudian Anda akan masuk ke halaman berikutnya, yakni “Lampiran II”
  • Jika tidak ada tambahan harta lainnya, Anda bisa langsung lanjutnya ke “Langkah Berikutnya”, dengan mengklik salah satu poin yang ada, misal B: Harta Pada Akhir Tahun, maka akan muncul kolom baru “Langkah Berikutnya”
  • Lalu klik “Langkah Berikutnya”

8. Lanjutkan ke Lampiran I

  • Berikutnya Anda akan masuk ke Lampiran I, isi sesuai petunjuk bila memang memiliki harta yang harus dilaporkan sesuai ketentuan
  • Apabila tidak ada harta lainnya yang wajib dilaporkan, lewati langkah ini dengan mengklik salah satu poin yang ada, misal A: Penghasilan Neto Dalam Negeri Lainnya, maka akan muncul kolom baru “Langkah Berikutnya”
  • Lalu klik “Langkah Berikutnya”

9. Masuk ke Kolom Induk

  • Selanjutnya isi identitas Anda sesuai dengan status, apakah Tidak Kawin/Kawin
  • Lalu lanjutkan ke lankah berikutnya dengan mengklik “Lanjut ke A”

10. Lakukan Pengisian Setiap Kolom Sesuai dengan Kondisi

  • Lakukan pengisian sesuai petunjuk yang ada, mulai dari Pengisian Netto, Penghasilan Kena Pajak, PPh Terutang, Kredit Pajak (jika ada), PPh Kurang/Lebih Bayar (jika ada), Angsuran PPh Pasal 25 Tahun Pajak Berikutnya (jika ada),
  • Lalu centang pada kolom “Setuju/Agree” pada bagian “Pernyataan”
  • Lalu klik “Langkah Berikutnya”

11. Informasi SPT Nihil

  • Jika langkah-langkah pengisian SPT sudah benar, maka tahap terakhir akan ada informasi bahwa SPT Anda “Nihil”
  • Lalu masukkan kode verifikasi di bagian kolom bawah
  • Dan SPT siap dikirim dengan mengklik kolom “Kirim SPT”
  • Terakhir klik kolom “Selesai”