Hari Raya Nyepi Umat Hindu Sukadana Harapkan Persatuan Indonesia

27

Iterasi.id – Dalam Menyambut Hari Raya Nyepi, ratusan umat Hindu Sukadana menggelar ibadah di Pura Perimpangan Desa Sedahan Jaya, Kecamatan Sukadana, Jumat (16/3). Ratusan umat Hindu tersebut merupakan warga Bali yang Menetap di desa tersebut.

Ketua Banjar atau ketua adat warga Bali di Desa Sedahan Jaya, I Ketut Sukawan Sosok berusia 47 tahun ini menjelaskan bahwa sebenarnya untuk sembahyang dilaksanakan kemarin sore. Namun berhubung kali ini mereka harus kembali melakukan ibadah di Bagasing, maka ritual dilaksanakan mereka pada siang hari. Dia juga menjelaskan, sebelum merayakan Nyepi, umat Hindu melaksanakan ibadah melasti dan mekies, selanjutnya melakukan pembersihan. “Seperti biasa, kita lakukan sebelum Hari Raya Nyepi, kami Melakukan sembahyang bersama umat Hindu lain di Sedahan Jaya. Salah satu yang telah kita lakukan melasti. Kali ini lanjutan dari rangkaian yang ada,” terangnya ditemui di Pura Pemangkang atau Pura Persimpangan Desa Sedahan Jaya, Jumat (16/3).

Sebelum hari raya nyepi warga desa melakukan pembersihan di sekitar lingkungan rumah-rumah masing-masing dan melakukan kegiatan ritual sembahyang.Ketut menaggapi terkait kebijakan yang diambil pemerintah pada pelaksanaan Nyepi di Bali, yang meniadakan untuk sementara segala bentuk aktivitas di luar rumah maupun komunikasi. Menurut dia, itu merupakan hal yang wajar. Karena, untuk di Denpasar sendiri, diakui dia merupakan daerah internasional yang bayak di kunjungi oleh wisatawan manca negara.

“Kalau di Bali meniadakan segala bentuk aktivitas hingga komunikasi maupun lokasi wisata untuk tidak dikunjungi menjadi suatu hal yang wajar. Karena untuk di Bali merupakan daerah wisata dan telah diakui pihak internasional. Sedangkan untuk di Sedahan Jaya ini hanya berlaku untuk umat Hindu saja. Dengan tidak melakukan segala aktivitas, bepergian, dan memadamkan lampu selama 24 jam,” tambahnya.

Untuk Nyepi tahun ini, dijelaskan dia, juga  bertepatan dengan kalender jatuhnya hari raya suci Saraswati, di mana umat Hindu akan kembali sembahyang pada pukul 3 pagi. Selanjutnya pada pukul 6.00 pagi seluruh umat Hindu yang ada, menurut dia, baru melaksanakan ibadah puasa.

Pada perayaan Nyepi tahun ini, dirinya berharap persatuan Indonesia dapat terus terjaga. Harapan serupa, menurut dia, juga dipanjatkan masyarakat di Kayong Utara dan juga masyarakat Desa Sedahan Jaya.